Monthly Archives: December 2010

Santa Claus is coming…

…to town! See? He’s right outside my window ;p

Waktu belanja kemarin saya menemukan paket coklat Saint-Nicolas, dan kebetulan tadi malam turun salju, jadi begitu saya membuka jendela pagi ini… voila! ^^

please, please tell me you brought me my birthday present *wink*

Imma Sky Gangster!

Huhahahahahahah!!

At last! Thanks to a friend for her brilliant strategy, and after a thousands of clicking and (sometimes) scrolling, I can be the top scorer. Well, entah kenapa rasanya belum puas kalau belum melihat nama saya nangkring di posisi teratas, jadi tak mampu berhenti ^^;

Tenaaang, saya main game ini dalam rangka kuliah kok, for ‘Corpus Linguistics and Methodologies for Human Annotation’ class. Karena salah satu materinya tentang human annotation, sang dosen memperkenalkan game ini, Phrase Detective namanya. Sekaligus mengadakan game kecil-kecilan, berhadiah coklat (katanya) ^^. Game-nya menarik, dan edukatif *pssst, walaupun sebenarnya saya main serius hanya di awal saja XD*.

Tak apalah walau cuma sementara, yang penting bisa diabadikan di blog, mwahahahah…

Dibuang Sayang, Disimpan… Berat

Bukan berarti saya cinta Euro, saya masih cinta Rupiah kok, walaupun kalau dikasih Euro ya ga nolak ;p.

Jadi, dalam 3 bulan lebih di sini, koin 1 cent dan 2 cent yang saya kumpulkan sudah sebanyak itu. Kemarin waktu mengorganisasi ulang isi dompet *memisahkan koin supaya mudah kalau bayar-bayar*, saya iseng saja membentuk gambar hati *mengapa hati? ga tau juga…*.

Masalahnya adalah, koin-koin ini bisa dibilang ‘tidak berguna’. Well, selain dengan sengaja dikumpulkan jadi 10 euro-an, lalu digunakan ketika bayar-bayar yang kecil-kecil, koin-koin ini… fungsinya cuma sebagai pemberat dompet >_<.

Oleh vending machine, ditolak. Oleh mesin penukar koin menjadi uang kertas juga (sepertinya) ditolak. Menurut teman saya, yang bisa ditukar di kantor pos minimal 2 cent. Dan kalaupun mau bayar-bayar yang kecil-kecil, rasanya ribet kalau harus menggunakan koin-koin ini, lebih praktis memecah uang kertas. Jadi sampai sekarang saya masih belum tau, apakah kegunaan dari koin-koin ini ^^;

Mari kita lihat, seberapa banyak yang akan saya kumpulkan selama 2 tahun mendatang…

*Soal bonus: berapa Euro jumlah total koin-koin di gambar? ;p

Song of the day

I don’t know why but I’m really into this song right now ^^. Ya ya, genre musik saya memang berubah-ubah tak tentu. Here you go… *seperti biasa, embedding disabled, nonton di empunya saja*

[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=p-Z3YrHJ1sU[/youtube]

Waktu nonton videonya, yang pertama kali di-notice adalah… bukan, bukan aktornya, menurut saya kurang oke ah ;p, tapi lokasinya! Slurrrp, langsung mupeng pengen ke sana >.<

Jari-jari mulai bergerak lincah mengetik keyword di google untuk mencari di mana lokasi shooting-nya. Dan ternyata di Mykonos, sebuah pulau di Greece…

Mauuu…

Fête de Saint-Nicolas à Nancy (part 2)

Day 2… carnaval!

Cuacanya kurang bersahabat, hujan salju -_-, tapi peserta carnaval tetap semangat. Antusiasme penonton pun tidak berkurang. Walaupun kamera sampai basah kuyup, foto-foto tetap jalaaan!! Masa kalah sama yang menari-nari ala High School Musical di tengah hujan salju…

[vimeo]http://vimeo.com/17535880[/vimeo]

Lalu lalu, bertemu dengan Miss Nancy!! ^^ Yang ditemani kedua dayang-dayangnya…

Carnaval diakhiri dengan pidato oleh Saint-Nicolas, setelah prosesi pemberian kunci oleh sang walikota…

Dan… acara ditutup dengan, kembang api (lagi)!! Sayang ga sempat foto kembang apinya karena cuma sebentar dan tidak sekeren malam sebelumnya.

What a marvelous weekend! ^^ Merasa beruntung tinggal di kota yang merayakan Saint-Nicolas…

Fête de Saint-Nicolas à Nancy (part 1)

Menurut beberapa sumber yang saya baca, asal muasal Santa Claus berawal dari kisah St. Nicolas. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di sini. Nah, peringatan kematian St. Nicolas ini kemudian dirayakan setiap tanggal 6 Desember, St. Nicolas Day. Di Perancis, hanya daerah-daerah tertentu saja yang merayakannya, yaitu di Alsace, Lorraine, Nord-Pas-de-Calais, dan Brittany. Dan kebetulan kota Nancy tempat saya tinggal termasuk ke dalam wilayah Lorraine, yeehaaw! ^^v

Perayaan Saint-Nicolas di Nancy cukup meriah, kalau dilihat dari video tahun lalu. Tahun ini, Fête de Saint-Nicolas, the festival, jatuh pada weekend tanggal 4~5 Desember. So… let’s have fun this weekend! *untuk sementara, bubye tugas-tugas*

Sebelumnya, kami berempat para Nancéiens berkunjung dulu ke Emmaus 54, tempat berjualan barang-barang bekas murah meriah: furniture, elektronik, pernak-pernik, maupun baju, semua deh ada di sini ^^. Walaupun bekas tapi kualitasnya masih lumayan bagus. Pertama kali ke sini saya mendapat manteau seharga 8 euro saja, dan hari ini… nemu jaket + cardigan 6 euro saja, hoho.

Sampai di sana tokonya masih belum buka ^^; jadi kami foto-foto + perang salju dulu di halaman belakangnya. Sayang saljunya belum numpuk banyak, dan lebih tepat disebut ‘es serut’ daripada salju. Kurang asik untuk dipakai main timpuk-timpukan.

Setelah puas belanja, kembali ke pusat kota untuk menonton festival di Place Stanislas. Ternyata pertunjukannya baru dimulai jam setengah 8. Tapi sejak jam 5 sore orang-orang sudah mulai berkumpul, dan untungnya diberi hiburan menarik ^^

[vimeo]http://vimeo.com/17477123[/vimeo]

Selama menunggu, walaupun sudah minum coklat hangat, tetap saja masih amat sangat kedinginan. Tangan, kaki, muka semua nyaris beku. Nih buktinya, air mancur saja sampai berubah menjadi ‘es mancur’ ;p.

Akhirnya masuk dulu ke Irish Pub untuk menghangatkan diri XD. Jam setengah 7, terlihat sudah banyak orang-orang yang berjalan menuju Place Stanislas. Tapi kami masih enggan keluar ruangan, dingiiin ~_~. Dan benar saja, ternyata di Place Stanislas sudah penuh sesak, padahal pertunjukan masih satu jam lagi.

Lalu kami pun menunggu dan menunggu, sambil gemeletuk kedinginan. Walaupun berdesak-desakan tapi tetap saja… brrr… Muka dan tangan masih lumayan bisa dihangatkan, tapi jari-jari kaki rasanya beku, mati rasa. Sang pembawa acara berkali-kali mengucapkan “Bienvenue à fête de Saint-Nicolas à Nancy!”, lalu menjelaskan apa yang akan terjadi di pertunjukan nanti. Tapi acara tidak dimulai juga *karena memang belum waktunya ^^;*.

Jadi, pertunjukannya mirip dengan spectacle de son et lumière di bulan September, hanya saja kali ini proyeksi video nya tidak hanya di satu gedung melainkan di seluruh gedung di Place Stanislas, jadi berputar 360 derajat. Ditambah lagi, diselingi dengan… pertunjukan kembang api! 🙂

Dan akhirnya, pengorbanan selama menunggu itu memang tidak sia-sia…

[vimeo]http://vimeo.com/17479295[/vimeo]

Maaf kalau videonya goyang-goyang, soalnya kameranya harus diangkat tinggi-tinggi *maklum, memang paling pendek di antara para penonton lainnya ^^;*, pegel bok! Kedinginan pula. Terus, kayaknya salah memilih tempat, tepat di belakang kami sekelompok anak-anak, yang… berisik buanget!! Sepanjang pertunjukan tak henti-hentinya mengobrol -_-. Akh. Videonya ternoda oleh suara mereka deh.

Hari ini menyenangkan! ^^ Besok, eh salah… hari ini (nanti sore) ada karnaval. Waktunya foto-foto lagi, hohoho…

Nostalgilalala

Saya sedang ingin bernostalgia…

Gara-garanya, iseng menjelajah tumblr seseorang, dan menemukan banyak hal… yang sangat menarik ;p. Bikin ketawa, kagum, bangga, sedih, dan kangen rumah beserta ‘isinya’, walaupun sekarang kayaknya sudah jauh berbeda: ada yang sudah sibuk kuliah, ada yang jadi sering bolak-balik kalimantan, ada yang pensiun, dan terakhir… ada yang… huks. Oh, rumahku… dua tahun lagi bakal jadi apa kalau baru ditinggal 3 bulan sudah seperti ini??

Tapi yang membuat saya tiba-tiba ingin menulis adalah, foto ini…

Rumah kos yang saya tinggali selama 3 tahun di Bandung. Rumah kedua… tempat tinggal ibu kos paling baik sedunia ^^. Kalau sudah penat pulang kuliah, sampai di rumah ini serasa sampai di oasis. Nyaman, tenteram, sampai-sampai kadang saya rela bolos kuliah demi bisa menikmati kamar (baca: tempat tidur) lebih lama :)).

Read more »