Monthly Archives: February 2011

Berenang di Negeri Orang

Ehem, sebenarnya… saya ragu mau menuliskan cerita ini, malu :”> Tapi gapapa, namanya juga pengalaman.

Kemarin, saya dan teman saya, sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) *si teman gak mau dipublikasikan, malu katanya, hihi*, mau mencoba berenang di negeri orang untuk pertama kalinya. Jujur saja, saya butuh olahraga, lemak sudah menumpuk dimana-mana ^^; Jogging? dingiiin… Kalau berenang kan airnya hangat, indoor pula. Jadi, dengan semangat empat-lima kami menuju Nancy Thermal.

Ada 3 macam kolam renang di Nancy Thermal: outdoor, Piscine Ronde (gambar di atas), dan Piscine Olympique. Kolam bundarnya kemarin masih direnovasi, jadi kami menuju kolam indoor yang satu lagi, Piscine Olympique. Karena pelajar, harga tiket masuknya lebih murah, hanya €2.35.

Read more »

French Grading System

Hanya ingin berbagi tentang sistem nilai di Perancis, dimana nilainya berkisar antara 0 sampai 20. Berbeda memang dengan sistem IP dan IPK di Indonesia. Tapi konversi dari sistem nilai tersebut ke sistem IPK tidak sesederhana membaginya dengan 5 *kalau dengan cara itu IP saya semester I kemarin ga sampai 3 XD*. Berikut tabel konversinya:

French Grade UMM Equivalent
15 – 20 A
14 – 14.99 A-
12 – 13.99 B+
11 – 11.99 B
10 – 10.99 B-
9 – 9.99 C+
8 – 8.99 C
7 – 7.99 C-
6 – 6.99 D+
5 – 5.99 D
0 – 4.99 F

Selain itu, ada beberapa penghargaan seperti berikut:

Mention Grade Percentile
Assez Bien (“rather good”) – “Honors” 12 to 13.9 10 to 15% of candidates
Bien (“good”) – “High Honors” 14 to 15.9 5% of candidates
Très Bien (“very good”) – “Highest Honors” 16 and above 1-2% of candidates

(source: http://www.morris.umn.edu/academic/french/Grade%20Conversion%20Scales.pdf)

Nilai semester ini biasanya keluar setelah beberapa (atau semua ya?) dosen membentuk team jury dan berdiskusi tentang nilai-nilai para mahasiswanya. Bisa jadi ada nilai yang didongkrak supaya nilai rata-ratanya naik. Tapi ada kemungkinan juga diturunkan dengan alasan tertentu *I don’t really like this ^^;*.

Yah begitulah, yang namanya sistem mau tak mau ya harus diikuti. Yang bisa dilakukan cuma beradaptasi dengan sistem tersebut semaksimal mungkin :). Baiklah, mengutip pesan sponsor dari salah satu dosen “Food luck this semester!” *entah typo, entah bahasa slang yang saya baru tahu ;p* Yosh!

Nandolando Bloom dan Kebaya Seragam

Tadi, sesaat setelah bangun tiba-tiba ingin telepon rumah *karena habis mimpi orang rumah dan kucing-kucing tersayang >.<*. Ternyata di rumah lagi ramai! Padahal niatnya cuma mau mendengar suara Nando, yang kata si Ditul suaranya berubah, ga serak putus-putus kayak dulu lagi ;p. Jadi bisa mendengar suara-suara keluarga yang aslinya bukan berbasis di Bogor, huhu, jadi tambah kangen.

Tentang suara si NANDOlando bloom *nama panggilan barunya, hihi* dulu. Dia tadi lagi tidur, jadi dibangunkan dengan paksa supaya saya bisa mendengar meongnya. Tapi mungkin karena masih mengantuk, dipancing dengan biskuit pun suaranya ga keluar :)). Di latar belakang terdengar suara sang adik dan bude yang sibuk membuat Nando mengeong.

Dan akhirnya… meongnya pun terdengar, hihi, jernih! Ga putus-putus kayak dulu lagi, huks, jadi pengen meluk. Kata sang adik, “Ini ekornya Dita injek biar ngeong!”, huwahahhaah, kasihan, demi saya bisa mendengar suaranya terpaksa deh disiksa sedikit dulu, heheh.

Lalu tentang kenapa di rumah ramai. Kata mama lagi ngomongin catering, buat… yap, sepupu yang akan menikah bulan Juli nanti *congratz yaah Teh Rena ^^*. Sepanjang sejarah, ini adalah acara pernikahan pertama dalam keluarga besar. Maksudnya, sepupu pertama saya yang menikah gitu lho, baik dari keluarga Papa maupun Mama. Tadi waktu telepon, sang Mama sempat mengeluarkan kata-kata, “Kamu kapan?”, hiahahahahahahh *ketawa gila*. Ya ya, ini adalah suatu tanda bahwa saya akan lebih sering mendengar pertanyaan senada.

Jadi intinya… saya ingin pulang! Saya ingin ngucel-ngucel Nando, saya ingin…

pake KEBAYA SERAGAM!

Huwaaa… Masa nanti saya jadi satu-satunya dalam keluarga yang ga punya kebaya seragam? :'((