PocaPoci In Action

Saya memang orang rumahan, karena bagi saya, liburan yang sebenar-benarnya adalah menghabiskan waktu bersantai di rumah. Kegiatannya? Banyak. Bahkan menyapu di pagi hari bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan *thank God you can’t see my face nor hear my voice when I said that :D*.

Kegiatan favorit saya.. Mengamati tingkah laku kucing-kucing di rumah yang kadang bikin tergelak. Hiburan yang satu ini memang ga ada habisnya, secara kucing di rumah sudah beranak-pinak sampai entah-berapa generasi, macam sinetron epik idola masa lampau, “Tersanjung”.

Kali ini, saya ingin memperkenalkan duo yang baru rilis 3 bulan yang lalu, jadi masih unyu banget deh.. *drum roll*

PocaPoci!!

Asal namanya, Poca dari Pocahontas, karena waktu itu kami nonton Pocahontas dan tiba-tiba terinspirasi. Poci, karena adiknya Poca, dan supaya bunyinya seirama. Dua-duanya cowok.

Poca, nama panjang: Pocaco.

Poci, nama panjang: Pocitam, karena diduga anak dari Tamtam.

Poci lebih pemalu, tapi anehnya, dia tak pernah malu di depan kamera. Selalu berpose bak model profesional.

Kalau Poca, ‘sok’ pemalu. Susah difoto, karena selalu bergerak.

But he loves being in the center of attention ^^. Hobinya, menggeletak di karpet, minta diinjak di-bully *diunyel-unyel maksudnya ;)*, lalu berpose berguling-guling bak sedang di panggung.

Tambah satu deh yang membuat saya enggan meninggalkan rumah, yang akan saya tinggalkan kurang dari 10 hari lagi. Ugh, tiba-tiba sedih :'(

Do I . . . really have to . . . go?

Leave a Comment

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Trackbacks and Pingbacks: