Category Archives: Nancy

Last Assignment

Baru saja diberi lembar “tugas” yang wajib dilaksanakan sebelum meninggalkan kamar. Begitu dibaca, langsung lemes rasanya ~_~. Saya memang berniat membersihkan kamar sih, tapi ga nyangka kalau instruksinya sedetil itu. Here here, look look…

Before your departure, you must clean it completely:

  • Dust furniture and shelves 
  • Clean windows (inside) and around windows 
  • Clean around the entrance door 
  • Empty and clean trash cans (kitchen, bathroom) and wastebasket 
  • Clean stop ventilation (above the kitchen sink) 
  • Empty, defrost the fridge and clean it: inside and outside (pull it from its location) 
  • Clean the sink and its plug, the hot plate and the work-top 
  • Clean the cupboard next to the fridge (remove the shelves and clean them both sides). Do not forget the bottom of the cupboard. 
  • Clean the washbasin and its plug, under the washbasin, the bathtub and its plug, the shower curtain and toilet, do not forget to dust the pipes. 
  • Clean the kitchen tiles and the bathroom tiles 
  • Clean switches and neon of the kitchen and of the bathroom 
  • Clean baseboards (?)
  • Wash the doors (bedroom and bathroom) 
  • Sweep or pass the vacuum cleaner (you can borrow it at the reception, in exchange of an identity card), wash the floors (do not forget the back of the bed and under the box
  • Residents of ground floor must wash the curtain *fyuh, untung saya di lantai 3*
  • You must give back the duvet, the duvet cover, the insulator, the pillow case, the pillow: all must be clean (all the stains will be charged) 
  • Do not forget to iron the duvet cover and the pillow case 

Pingsan dulu ah…

Sepertinya malam ini dan besok benar-benar harus kerja bakti. Demi supaya uang deposit kembali dengan (nyaris) utuh. Soalnya, di peraturan ada pasal:

The failure to comply with these arrangements will lead to the billing of the worked hours done by the staff for the cleaning of the studio.

Sayangnya di sini ga ada yang bisa di-summon… Sigh…

*) Sekalian lah jadi checklist. All done! Well, except for the baseboards, I don’t even know what it is ^^; Those all were done on 3 AM, and I didn’t dare to sleep because I had to catch the train on 6 AM ~_~. But it’s okay, it was a 9 hours long of travel by train anyway.

Tahun pertama… usai sudah.

Pulang liburan kemarin saya masih dag-dig-dug karena email berisi hasil semester II tak kunjung muncul di inbox. Tapi lalu ada teman yang memberi link situs universitas, yang tak pernah saya buka karena dalam bahasa Perancis ;p, dan ternyata nilai-nilai sudah ter-update di sana. Alhamdulillah rata-ratanya masih bisa dibilang bagus ^^, walaupun ada satu nilai yang merusak suasana, huh.

Semester II ini tak seperti semester I kemarin, yang dibagi menjadi 2 bagian. Pada intinya… semester II ini lebih santai, hohoho. Di beberapa kelas pun muridnya hanya kami bertiga, 1st year LCT students, sementara para 2nd year students sibuk dengan thesis-nya.

Jumlah total mata kuliah di semester part II ini ada 5, ditambah 1 research project. Mata kuliahnya bisa dibilang lebih dasar dibandingkan semester I kemarin. Karena sesungguhnya memang mata kuliah di semester I kemarin aslinya milik semester III, makanya kami belajar digabung dengan 2nd year students. Inilah keterbatasan program LCT di Nancy, yang kelas internasional-nya “diada-adakan”.

Mata kuliah di semester ini antara lain:
1. Mathematics for Computer Science
2. Programming for Computational Linguistics
3. Introduction to Linguistics
4. Lexicons
5. Neural Networks

Tentang research project, proyek satu semester, kami mendapat topik tentang resep masakan :). Secara garis besar, dengan domain resep masakan, proyek ini mencakup: representasi resep dalam bentuk tree, tree clustering, dan pattern mining. Malas menjelaskan lebih detil :p, japri saja kalau tertarik lebih lanjut.

Oke, sekarang tentang mata kuliahnya, satu per satu.

Read more »

Quick Update

Sebenarnya… semester II sudah selesai! Hurray!! Hari Minggu tanggal 12 kemarin adalah deadline proyek terakhir di semester ini, sementara ujian-ujian sih sudah selesai sejak bulan Mei. Tapi karena nilai akhir belum diumumkan jadi saya tunda dulu review-nya, semoga ga ada yang harus ikut rattrapage *alias make-up exam*… amin.

Jadi, mulai dari hari Senin kemarin saya menganggur dan bisa leyeh-leyeh di tempat tidur seharian… Teet tooot!! Salah besar. Karena akhir dari semester ini berarti awal semester baru, di tempat baru. Ditambah lagi, saya cuma punya waktu kurang dari sebulan untuk mengurus ini itu. Di awal bulan depan saya sudah akan duduk manis di pesawat menuju rumah tercinta ^^.

Dulu, saya menganggap berkesempatan untuk kuliah di dua (atau lebih) negara di Eropa sebagai salah satu daya tarik program Erasmus Mundus. Soalnya, bisa merasakan tinggal di beberapa lingkungan budaya yang berbeda, menarik bukan? Tapi sekarang… ketika sudah mulai beradaptasi dengan habitat di sini, enggan rasanya untuk pindah ke tempat baru, mulai dari nol lagi. Rasanya mirip seperti… waktu masih sekolah dulu, saat kenaikan kelas, ketika harus beradaptasi dengan teman sekelas yang baru.

Tapi itu urusan nanti, toh saya bisa melewati 10 bulan di Nancy dengan aman sentosa ^^. Sekarang yang jadi masalah adalah… urusan pindahan. 10 bulan ternyata cukup membuat barang-barang saya bertambah secara eksponensial XD. Oke, eksponensial mungkin berlebihan, tapi pertambahannya sukses membuat saya sibuk, sibuk packing dan sibuk mikir… gimana cara ngangkutnya ini semua?? >_<.

Masalahnya, saya belum punya alamat pasti di Bolzano. Welcome letter (yang jadi acuan petunjuk daftar ulang universitas, daftar student hall, masalah visa dan residence permit, dan lain-lain) dari universitas saja baru sampai kemarin malam.

Pertama-tama, bongkar lemari dan mengumpulkan semua perlengkapan musim dingin yang sekarang menganggur: mantel, jaket, jumper, syal, sarung tangan, topi, dan boots. Hasilnya…

Ketika dicoba dijejalkan ke dalam koper besar yang saya bawa waktu datang ke sini, rasanya si koper sudah tak bisa diisi apapun lagi T__T. Belum ditambah baju-baju dan sepatu-sepatu yang sekarang masih dipakai. Argh, kenapa saya mudah terhasut soldes di toko sih, huks.. Sepertinya harus dipilah-pilah, mana yang wajib dibawa dan mana yang bisa ‘diwariskan’ (atau mungkin dijual? :p).

Lanjut, melirik rak buku… fyuh, untung cuma bertambah 3 buku, ga terlalu banyak ^^. Lirik ke sebelahnya, tumpukan kertas selama kuliah 2 semester, mak. Tapi setelah diseleksi sedemikian rupa, ternyata kertas-kertas dan catatan kuliah yang wajib dibawa berkurang drastis. Maafkan aku… hutan dan pohon-pohon :'(. Susah sih belajar langsung dari layar laptop, godaannya banyak.

Lalu… ternyata saya hobi mengumpulkan brosur, peta, dan tiket yang sayang dibuang setelah pulang dari travelling, tak terasa sudah terkumpul satu kotak penuh. Niatnya sih memang mau dijadikan scrapbook, dan niat itu ternyata harus dilaksanakan segera. Jadilah scrapbook darurat, nanti kalau sudah menganggur di rumah dipercantik lagi deh ;p.

Yak, sejak hari Senin begini deh kegiatannya. Selanjutnya… masih ada perlengkapan masak, piring-gelas-sendok-garpu, bantal, dan pernak-pernik lainnya hasil dari proyek ini. Terus masih harus memutus kontrak abonemen kartu transport. Sigh.

Dan dari welcome letter yang baru datang itu ternyata saya harus mengisi form-ini-itu, mengirim si form-ini-itu kesana kemari *ada yang via pos segala, paling lambat 11 Juli ini, mefeeet!!*, mengurus bayar-bayar residence yang akan ditinggalkan soalnya rugi dong kalau saya bayar penuh untuk bulan Juli *ga mau rugi ;p*. Alhamdulillah sekarang segala urusan nan ribet itu sudah (hampir) selesai semua. Urusan yang mendesak sengaja dibereskan hari ini juga, soalnya…

Kurang dari 5 jam lagi saya sudah akan duduk manis di bus menuju salah satu kota tercantik di Eropa. Yihaaa!! *soundtrack: Johann Strauss – The Blue Danube*

Padahal hutang postingan masih banyak… apa boleh buat ^^; hiatus dulu seminggu, mau melepas stress, hehe… Ciao!

Hello June!

…and welcome holiday! Well, actually it’s still not a total holiday for now, but in two weeks from now… it will be, yeah! *all classes and exams are over, but there is still this thing called project -_-*

With June arriving it means that I’ve already been here for 9 months. And my first year of study is almost over. Phew, time flies reaaally fast, eh? 😉 Soon I will have to think about the topic for my thesis, no no no, let’s put that aside for now.

There are times when I really missed home so much, especially the food *one time during class, instead of writing notes about the lecture, I compiled a list of food that I must eat when I get back home someday ^^;*. But now, I don’t feel that anymore. Because… I’m going home soon! Yeah, that ‘missing home so badly’ feeling is now changed into the enthusiastic feeling of anticipation of going home.

Actually I’ve already booked a ticket to go home in the middle of August. But since I will probably have nothing to do here on July, I’m going to reschedule my flight. Really hope it’ll work without any problem. Wish me luck!

Now, looking back to May, oh nooo… there is no post archived on May! When actually there are so much things going on. My day trip to Alsace. Visiting tulip in Keukenhof, and the city of bike, Amsterdam. ‘Indonesian-Nancéiens family’ gathering at Toul. LCT student meeting, which is unfortunately held at Nancy this year, so I have no reason to go on trip.

After these deadline things over I’ll dedicate a post for each of them, I promise. Or… maybe I can do it now? hohoho 👿 We’ll see…

…PM???

 

It’s almost nine o’clock… PM, from my window, and the sun is still lingering around. It’s ruining my sense of time, really. I feel like there’s still a lot of time left until the end of the day when actually only 3 hours left.

Now I’m starting to regret my decision to come home in the middle of August, which means in the middle of Ramadhan T__T.

 

Pssssssst…

Jangan bilang siapa-siapa ya 😉

*picture taken from here*

Berkat seorang teman saya jadi tahu trik mendapatkan kopi gratis ^^v. Jadi begini ceritanya, di lobi kampus ada 4 buah mesin penjual kopi otomatis. Salah satu di antaranya *sengaja tak saya publikasikan di sini, mesin yang mana, bisa-bisa diserbu ;p*, mungkin ada bug di programnya. Tanpa perlu memasukkan koin kita bisa mendapatkan segelas kopi atau coklat hangat. Cukup memilih minuman yang diinginkan, pencet tombol merah, minuman pilihan pun terhidang. Luar biasa sekali bukan?! 😉

Beribu-ribu terima kasih nih kepada sang teman yang bisa-bisanya menemukan bug ini, iseng banget XD. Entah berapa mahasiswa yang tahu keajaiban mesin yang satu ini, semoga ga banyak, hehe.

Tentu saja saya tidak semena-mena memanfaatkan mesin ajaib ini. Hanya kalau kebetulan tidak ada orang di sekeliling mesin itu ;p. Sampai sekarang saya baru 3 kali minum kopi gratis yang seharusnya segelas kopi berharga €0.40. Nah, rencananya saya mau balas dendam atas tertelannya koin 1 euro saya di salah satu mesin *kali ini saya publikasikan, mesin paling kiri dekat pintu!*, sebanyak 2 kali! Jadi setelah dihitung-hitung, saya masih harus minum kopi gratis 2 kali lagi, hohoho…

Sungguh pas sekali, soalnya, minggu depan kuliah yang tersisa hanya tinggal dua, di hari Kamis dan Jumat. Setelah itu… libur 2 minggu! Banzaaaii!! (^^)/ Habis itu ujian, deadline proyek-proyek, lalu… semester II pun berakhir.

Yosh… semangat! 🙂

Foire Attractive de Nancy

Ya, Nancy memang kota kecil, tapi jangan salah… ada (mini) amusement park-nya! :)) Walaupun dadakan sih, dan cuma dibuka sebulan saja, macam pasar malam lah, Foire Attractive de Nancy namanya. Dan sepertinya diadakan berkeliling di kota-kota di Perancis. Sejak seminggu yang lalu saya sudah penasaran, karena dibangunnya di Place Carnot (Cours Léopold) yang selalu saya lewati setiap hari *pulang-pergi kuliah*. Dan akhirnya hari Jumat tanggal 1 kemarin, dibuka deh ^^.

Hari Sabtu kemarin, setelah belanja Ind*mie tercintah, saya dan teman saya, jeung Rona, mampirlah ke sana. Sebenarnya ga berencana ke sana sih, pengennya rame-rame bersama para Nanceien lainnya. Tapi… berkeliling di Point Central alias pusat kota jauh lebih berbahaya, lagi banyak SALE bow! >.< Jadi gapapa deh, ceritanya kita survey harga ;p

Waktu itu cuaca sedang sangat bersahabat, 24°C! Senang deh rasanya melihat orang-orang berkeliaran dengan baju tipis berwarna-warni. Yup, spring is here! ^^ Tak ada lagi pemandangan orang-orang berkeliaran dengan mantel dan baju berwarna gelap, kusam, seperti di musim dingin kemarin. Jadi, mumpung cerah, kami memutuskan nongkrong di bianglala.

Akhirnya… bisa menikmati pemandangan Nancy dari atas. Nancy ga punya tower yang bisa dipanjat siiih ;p.

Setelah itu, jeung Rona memanas-manasi saya untuk naik salah satu wahana yang termasuk extreme, AIRMAXX namanya. Tapi dia ga mau ikutan dengan dalih “sudah pernah di Bordeaux” dan “mau memfotokan saja” -_-. Yowes, saya terima tantangannya!

Percayalah sodara-sodara, yang kecil mungil di pojok kanan, di sebelah 2 bule-bule itu… saya! :)) Sumpah, beberapa menit di atas itu benar-benar menyiksa. Sebenarnya sih bagian dibolak-balik dan diputar-putarnya mirip dengan wahana Tornado di Dufan. Tapi mungkin karena ini ayunannya lebih wow, diputar-putar 360 derajat gitu… jadinya, masya ampun deh. Dengan harga €8 sekali naik, walaupun agak mahal di kantong yaa, tapi cukup sebanding kok ;p.

Tapi tapi… saya ga kapok kok :)) Jadi ayo para Nanceien main ke sana yuuuk!! ^^

Supermoon!

Pulang jalan-jalan, buka facebook, buka twitter, lagi ramai dengan fenomena supermoon. Saya baru tahu ^^;

Ikutan deh… langsung buka jendela, eksperimen foto-foto. Sampai-sampai 2 jendela di apartemen seberang yang tadinya lampunya menyala terang, langsung redup. Mungkin pada mengira saya mengintip mereka sambil foto-foto, hihi. And here you go… supermoon from my window.

“Dengan kekuatan bulan… akan menghukummu!”

It’s mango time!

“It’s mango time!”, kata-kata yang diucapkan bude di rumah kalau sudah pegang pisau dan mangga di kedua tangan ^^. Karena kangen, begitu nemu di sebuah toko Asia di sini, langsung deh beli tanpa pikir panjang.

Sweet! Tastes like home 😉 But it made me miss home even more, where I don’t have to spend… €5.60 for one single mango T____T *baru sadar harganya se-makjang itu setelah di kasir*.

“Cukup sekaliii…”

Berenang di Negeri Orang

Ehem, sebenarnya… saya ragu mau menuliskan cerita ini, malu :”> Tapi gapapa, namanya juga pengalaman.

Kemarin, saya dan teman saya, sebut saja Mawar (bukan nama sebenarnya) *si teman gak mau dipublikasikan, malu katanya, hihi*, mau mencoba berenang di negeri orang untuk pertama kalinya. Jujur saja, saya butuh olahraga, lemak sudah menumpuk dimana-mana ^^; Jogging? dingiiin… Kalau berenang kan airnya hangat, indoor pula. Jadi, dengan semangat empat-lima kami menuju Nancy Thermal.

Ada 3 macam kolam renang di Nancy Thermal: outdoor, Piscine Ronde (gambar di atas), dan Piscine Olympique. Kolam bundarnya kemarin masih direnovasi, jadi kami menuju kolam indoor yang satu lagi, Piscine Olympique. Karena pelajar, harga tiket masuknya lebih murah, hanya €2.35.

Read more »